Kebijakan media dan informasi pribadi

Ikhtisar
 

April 2022

Anda tidak diperkenankan memublikasikan atau memposting informasi pribadi orang lain tanpa persetujuan dan izin tertulis dari yang bersangkutan. Kami juga melarang pengancaman untuk mengungkapkan informasi pribadi atau membayar seseorang agar melakukan hal tersebut.

Selain itu, Anda dilarang membagikan media privat, seperti gambar atau video privat seseorang, tanpa izin yang bersangkutan. Namun, kami memahami bahwa dalam beberapa kasus pengguna dapat membagikan gambar atau video seseorang, yang bukan merupakan tokoh publik, sebagai bagian dari peristiwa yang layak dijadikan berita atau sebagai diskursus publik lebih lanjut tentang isu atau peristiwa yang berkaitan dengan kepentingan publik. Dalam kasus seperti ini, kami mungkin tidak akan menghapus media dari platform. 

Membagikan informasi pribadi seseorang:

Membagikan informasi pribadi seseorang secara online tanpa izin yang bersangkutan, terkadang disebut "doxxing", merupakan pelanggaran terhadap hak privasinya dan Peraturan Twitter. Membagikan informasi pribadi dapat menimbulkan risiko keamanan dan keselamatan serius bagi yang terkena dampaknya, hal ini juga dapat mengakibatkan gangguan fisik, mental, dan keuangan.

Saat meninjau laporan terkait kebijakan ini, kami mempertimbangkan beberapa hal, di antaranya:

Jenis informasi apa yang dibagikan?

Kami mempertimbangkan hal ini karena jenis informasi pribadi tertentu memiliki risiko lebih tinggi daripada yang lain, jika informasi ini dibagikan tanpa izin. Tujuan utama kami adalah melindungi individu dari kemungkinan bahaya fisik akibat dibagikannya informasi miliknya, jadi kami menganggap informasi seperti lokasi fisik dan nomor telepon berisiko lebih tinggi dibanding jenis informasi lainnya. 

Siapa yang membagikan informasi?

Kami juga mempertimbangkan siapa yang membagikan informasi yang dilaporkan dan apakah mereka memiliki izin atau tidak dari pemilik informasi tersebut. Kami melakukan ini karena kami tahu bahwa pada kasus tertentu mungkin ada orang yang ingin membagikan sebagian informasi pribadinya secara publik. Misalnya, memberitahukan nomor telepon atau email pribadi untuk jejaring profesional atau mengoordinasikan acara sosial atau memberitahukan alamat rumah seseorang secara publik untuk mencari bantuan setelah bencana alam. 
 

Apakah informasi tersebut tersedia di tempat lain secara online?

Jika informasi yang dilaporkan telah dibagikan oleh orang lain sebelum dibagikan di Twitter, misalnya, seseorang mencantumkan nomor telepon pribadinya di situs web yang dapat diakses publik, kami mungkin tidak memperlakukan informasi tersebut sebagai informasi pribadi, karena pemiliknya sendiri yang memublikasikannya. Catatan: kami dapat mengambil tindakan terkait alamat rumah yang dibagikan, meskipun alamat tersebut tersedia untuk publik, karena potensi bahaya fisik. 
 

Mengapa informasi tersebut dibagikan?

Kami juga menimbang maksud orang yang membagikan informasi. Misalnya, jika kami yakin bahwa seseorang membagikan informasi dengan maksud untuk menghina, atau untuk melecehkan atau mendorong orang untuk melecehkan orang lain, kami akan mengambil tindakan. Di sisi lain, jika seseorang berbagi informasi dalam upaya membantu orang lain yang ada dalam situasi krisis seperti setelah peristiwa kekerasan, kami mungkin tidak akan mengambil tindakan. 


Membagikan media privat:

Memposting gambar adalah bagian penting dalam pengalaman pengguna kami di Twitter. Jika seseorang memahami ekspektasi privasi sebuah media, kami yakin ia dapat memutuskan sendiri untuk membagikannya atau tidak. Membagikan media semacam itu dapat melanggar privasi pengguna dan dapat menyebabkan bahaya emosional atau fisik. Jika individu yang muncul dalam media, atau perwakilannya yang sah, memberi tahu kami bahwa ia tidak setuju medianya disebarkan, kami akan menghapus media tersebut. Kebijakan ini tidak berlaku untuk tokoh publik. 

 

Apa saja yang dianggap melanggar kebijakan ini?
 

Berdasarkan kebijakan ini, Anda dilarang membagikan jenis informasi pribadi berikut ini, tanpa izin pemiliknya:

  • informasi alamat rumah atau lokasi fisik, termasuk alamat jalan, koordinat GPS, atau informasi identitas lainnya yang terkait dengan lokasi yang dianggap pribadi;
  • dokumen identitas, termasuk kartu tanda pengenal dan jaminan sosial yang dikeluarkan pemerintah atau nomor identitas nasional lainnya - catatan: kami dapat membuat pengecualian terbatas di wilayah yang tidak mengategorikan informasi ini sebagai pribadi;
  • informasi kontak, termasuk alamat, nomor telepon, dan alamat email yang tidak tersedia untuk publik; 
  • informasi akun keuangan, termasuk detail rekening bank dan kartu kredit;
  • informasi pribadi lainnya, termasuk data biometrik atau rekam medis;
  • media individu pribadi tanpa izin dari orang yang muncul di media tersebut; dan
  • media yang memuat tawanan perang yang diposting oleh akun media pemerintah atau yang berafiliasi dengan negara pada atau setelah 5 April 2022. 

Berikut adalah perilaku yang juga dilarang: 

  • mengancam untuk mengungkapkan informasi pribadi seseorang ke publik;
  • membagikan informasi yang memungkinkan individu untuk meretas atau mendapatkan akses ke informasi pribadi seseorang tanpa persetujuan pemiliknya, misalnya, membagikan kredensial masuk untuk layanan perbankan online;
  • meminta atau menawarkan imbalan atau hadiah uang untuk ditukarkan dengan memposting informasi pribadi seseorang;
  • meminta atau menawarkan imbalan atau hadiah uang agar tidak memposting informasi pribadi seseorang, yang terkadang disebut pemerasan.
     

Apa saja yang tidak dianggap sebagai pelanggaran terhadap kebijakan ini?
 

Berikut ini adalah hal yang tidak melanggar kebijakan ini:

  • orang-orang membagikan informasi pribadi mereka sendiri;
  • membagikan informasi yang tersedia untuk umum di tempat lain, dengan cara yang tidak menghina; dan
  • membagikan informasi yang tidak kami anggap pribadi, yang meliputi:
    • nama;
    • tanggal lahir atau usia;
    • tempat pendidikan atau kerja;
    • informasi lokasi terkait dengan properti komersial atau tempat-tempat bisnis, jika informasi ini tersedia untuk umum;
    • deskripsi penampilan fisik;
    • gosip, isu, tuduhan, dan dugaan; dan
    • tangkapan layar pesan teks atau pesan dari platform lain (kecuali jika mengandung informasi pribadi, misalnya nomor telepon).
       

Untuk media, berikut ini adalah hal yang tidak melanggar kebijakan kami:

  • media tersedia secara publik atau diliput oleh media arus utama;
  • media dan teks Tweet yang menyertainya menambahkan nilai untuk diskursus publik atau disebarkan atas dasar kepentingan publik;
  • berisi laporan saksi mata atau laporan lapangan dari peristiwa yang sedang terjadi; 
  • subjek dalam media adalah tokoh publik. 


Siapa yang dapat melaporkan pelanggaran kebijakan ini?
 

Membagikan informasi pribadi:

Siapa pun dapat melaporkan informasi pribadi yang telah dibagikan dengan cara yang jelas-jelas menghina (baik oleh orang yang memiliki akun Twitter maupun tidak). Jika informasi dibagikan tanpa maksud yang jelas-jelas menghina, kami perlu mendengar langsung dari pemilik informasi ini (atau perwakilan sahnya, seperti pengacara) sebelum mengambil tindakan penegakan. 


Membagikan media privat: 

Saat melaporkan media privat, kami memerlukan laporan dari orang pertama untuk menentukan bahwa gambar atau videonya telah disebarkan tanpa seizin orang tersebut. Kami menerima laporan dari: 

  1. Individu yang muncul dalam media yang dilaporkan atau
  2. Perwakilan resminya seperti:
        a.  orang tua/wali yang sah secara hukum,
        b.  pengacara, atau
        c.  perwakilan hukum.

 

Bagaimana cara melaporkan pelanggaran terhadap kebijakan ini?
 

Di aplikasi

Anda dapat melaporkan konten ini agar ditinjau di aplikasi sebagai berikut:

  1. Pilih Laporkan Tweet dari ikon .
  2. Pilih Ini menghina atau berbahaya.
  3. Pilih Berisi informasi pribadi.
  4. Pilih jenis informasi yang ingin Anda laporkan.
  5. Pilih opsi yang relevan, sesuai pemilik informasi yang Anda laporkan.
  6. Pilih hingga 5 Tweet untuk dilaporkan agar ditinjau.
  7. Kirim laporan Anda.
     

Desktop

Anda dapat melaporkan konten ini agar ditinjau melalui desktop melalui langkah berikut:

  1. Pilih Laporkan Tweet dari ikon .
  2. Pilih Ini menghina atau berbahaya.
  3. Pilih Berisi informasi pribadi.
  4. Pilih jenis informasi yang ingin Anda laporkan. 
  5. Pilih opsi yang relevan, sesuai pemilik informasi yang Anda laporkan.
  6. Pilih hingga 5 Tweet untuk dilaporkan agar ditinjau.
  7. Kirim laporan Anda.

Anda juga dapat melaporkan konten ini agar ditinjau melalui formulir laporan informasi pribadi kami, dengan memilih jenis informasi pribadi yang ingin Anda laporkan.

Apa yang terjadi jika Anda melanggar kebijakan ini?
 


Saat menentukan hukuman atas pelanggaran kebijakan ini, kami mempertimbangkan sejumlah faktor termasuk, tetapi tidak terbatas pada, tingkat pelanggaran dan catatan pelanggaran orang tersebut sebelumnya. 

Membagikan informasi pribadi:

  • Pertama kalinya Anda melanggar kebijakan ini dengan menyebarkan informasi pribadi (seperti alamat rumah, dokumen identitas, dll), Anda wajib menghapus konten tersebut. Kami juga mungkin akan mengunci akun Anda sebelum Anda dapat menge-tweet lagi. Jika Anda kembali melanggar kebijakan ini dengan memposting informasi pribadi setelah peringatan pertama, akun Anda akan ditangguhkan secara permanen. 

Membagikan media privat: 

  • Jika Anda melanggar kebijakan ini dengan menyebarkan media privat seseorang tanpa persetujuannya, kami akan meminta Anda menghapus konten dan mengunci akun Anda untuk sementara waktu, hingga Anda menghapus media tersebut. 

Jika Anda merasa yakin bahwa penangguhan akun Anda merupakan sebuah kekeliruan, Anda dapat mengajukan banding.

 

 

Sumber daya lainnya
 

Pelajari lebih lanjut opsi tindakan penegakan kami dan pendekatan kami terhadap pengembangan dan penegakan kebijakan.

Penyebaran jenis konten lain tanpa persetujuan pemilik dapat ditindaklanjuti berdasarkan kebijakan penyebaran materi yang diretas.

Bagikan artikel ini