Cara menulis deskripsi gambar yang bagus

Deskripsi gambar, juga disebut teks alternatif atau alt text, merupakan deskripsi teks dari sebuah gambar. Deskripsi ini mendukung mereka yang buta, memiliki penglihatan rendah, menggunakan teknologi pembantu, tinggal di area ber-bandwidth rendah, atau menginginkan lebih banyak konteks.

Ada tiga perbedaan dalam menulis deskripsi gambar di Twitter dengan menulis deskripsi gambar di tempat lain di Web: 

  1. Twitter membatasi sampai dengan 1.000 karakter.
  2. Deskripsi adalah satu-satunya tempat yang menjamin deskripsi gambar.
  3. Semua orang bisa mengaksesnya.

Tujuan menulis deskripsi gambar adalah agar jelas dan ringkas, sambil memberikan lebih banyak konteks pada Tweet Anda. 

Berikut adalah daftar rekomendasi cara menulis deskripsi gambar yang bagus dengan contoh:

Rekomendasi deskripsi Gambar

Daftar

Rincian dan contoh

 

1. Tangkap apa yang penting

Penting untuk menangkap aksi, gerakan, hubungan, hal-hal yang perlu diperhatikan, rincian visual, dan apa pun yang sifatnya unik.

Perhatikan orang-orang, hewan peliharaan, benda-benda, namanya (jika relevan), dan hubungannya satu dengan yang lain. Bergantung pada relevansi topik, sebutkan ras, gender, usia, dsb. dari orang tersebut. 

Anak anjingku, Beatrix, duduk di sebelah kiri. Di sebelah kanan adalah kantung arang yang baru saja ia cabik-cabik. Bongkahan arang dan serpihan kantung berserakan di lantai, juga mainan gurita merah miliknya.

Deskripsi untuk gambar ini misalnya:

Anak anjingku, Beatrix, duduk di sebelah kiri. Di sebelah kanan adalah kantung arang yang baru saja ia cabik-cabik. Bongkahan arang dan serpihan kantung berserakan di lantai, juga mainan gurita merah miliknya.

Deskripsi ini panjangnya 209 karakter.

 

2. Ringkas, jelas, dan rinci 

Batas untuk deskripsi gambar adalah 1.000 karakter. Beberapa teknologi pembantu (seperti pembaca layar) mungkin berhenti membaca deskripsi setelah 200-250 karakter. Lakukan yang terbaik dalam menuliskan deskripsi ringkas.

Satu shot espresso dengan buih cokelat muda dalam cangkir espresso putih berpegangan bulat. Cangkir itu berada di atas pisin putih kecil di atas meja kayu.

Dengan 264 karakter, versi panjang dari deskripsi gambar ini adalah: 

Cangkir putih kecil dengan pegangan bulat kecil, berisi cairan espresso cokelat gelap dengan buih cokelat muda di atasnya. Cangkir itu berada di atas pisin putih kecil di atas meja kayu berwarna cokelat natural, dengan pola urat kayu yang jelas dari atas ke bawah. 

Versi yang lebih pendek, dengan 155 karakter, misalnya: 

Satu shot espresso dengan buih cokelat muda dalam cangkir espresso putih berpegangan bulat. Cangkir itu berada di atas pisin putih kecil di atas meja kayu.

Versi yang lebih pendek ini menghemat 109 karakter: 

 

3. Objektif

Kecuali gambar ini adalah tentang Anda sendiri, atau Anda tahu pasti apa yang terjadi, jangan asal menyusun kata, atau membuat asumsi tentang apa yang terjadi. Cukup berikan konteks yang cukup objektif agar pembaca paham relevansi gambar dengan Tweet Anda. 

Misalnya, kalau gambar itu adalah tentang politisi yang tidak Anda sukai, jangan sebut "wajah kecil bodoh." Katakan saja mereka "tersenyum hambar ke arah kamera."

Tiga pria tersenyum sambil duduk di atas kursi rotan, tanpa bantal kursi, di atas bukit yang tertutup salju tebal. Mereka mengenakan mantel musim dingin, sarung tangan, celana jeans basah, dan sepatu yang berlepotan salju. Sebuah pabrik menjulang di latar belakang, dan sekelompok orang dengan kereta luncur berkerumun di kaki bukit.

Deskripsi untuk gambar ini misalnya:

Tiga pria tersenyum sambil duduk di atas kursi rotan, tanpa bantal kursi, di atas bukit yang tertutup salju tebal. Mereka mengenakan mantel musim dingin, sarung tangan, celana jeans basah, dan sepatu yang berlepotan salju. Sebuah pabrik menjulang di latar belakang, dan sekelompok orang dengan kereta luncur berkerumun di kaki bukit.

Deskripsi ini panjangnya 333 karakter. Alih-alih menyebutkan para pria itu tampak sedang bersenang-senang, yang sifatnya subjektif, Anda dapat berkata mereka tersenyum. Kebahagiaan di sini bersifat tersirat. Juga, tampaknya para pria dalam gambar ini hendak meluncur ke bawah bukit dengan kursinya. Meskipun begitu, mereka tidak benar-benar melakukannya. Berkata demikian sama saja dengan membuat cerita dari gambar, alih-alih hanya menjelaskan gambar.

 

4. Tuliskan atau ringkas teks dalam gambar

Jika terdapat teks dalam gambar, masukkan ke dalam deskripsi Anda. Jika panjang teks lebih dari 1.000 karakter, lakukan yang terbaik untuk meringkasnya, dengan fokus pada relevansinya pada Tweet Anda. 

Jika teks merupakan dokumen hukum, contohnya, ringkas isi dan berikan tautan pada sumber dalam Tweet Anda, bukan pada deskripsi gambar.

Bergantung pada apa yang Anda tulis dalam Tweet, Anda dapat mengecualikan rincian tertentu dari deskripsi gambar. Hal ini juga menghindarkan pengulangan bagi pembaca. Misalnya, jika Anda menyebutkan nama penulis dan judul buku pada Tweet, Anda tidak perlu mengulangi informasi tersebut dalam deskripsi gambar.   

Sebuah tangan memegang buku puisi oleh Mary Oliver yang berjudul "Dog Songs" dalam keadaan terbuka. Judul puisi yang tampak adalah "The Poetry Teacher." Di halaman sebelahnya adalah ilustrasi seekor Beagle berbaring di atas rumput. Puisi ini adalah tentang cara sang penulis bernegosiasi dengan universitas untuk mengizinkannya membawa anjingnya ketika mengajar kelas puisi.

Deskripsi untuk gambar ini misalnya:

Sebuah tangan memegang buku puisi oleh Mary Oliver yang berjudul "Dog Songs" dalam keadaan terbuka. Judul puisi yang tampak adalah "The Poetry Teacher." Di halaman sebelahnya adalah ilustrasi seekor Beagle berbaring di atas rumput. Puisi ini adalah tentang cara sang penulis bernegosiasi dengan universitas untuk mengizinkannya membawa anjingnya ketika mengajar kelas puisi. 

Deskripsi ini panjangnya 374 karakter. Perhatikan bahwa konteks diberikan pada deskripsi yang tidak tampak dalam gambar. Hal ini dilakukan jika informasi kontekstual tersebut tidak diberikan dalam Tweet.

 

5. Perhatikan akronim dan singkatan

Akronim harus menggunakan huruf kapital. Jika tidak, beberapa pembaca layar mungkin membacanya sebagai kata, yang nantinya tidak akan bermakna pada konteks. Akronim yang tidak menggunakan huruf kapital juga dapat meningkatkan kesulitan membaca bagi pembaca awas.

Coba menuliskan dengan lengkap alih-alih menggunakan singkatan. Pembaca layar tidak selalu menerjemahkannya secara bermakna. 

Contohnya, untuk singkatan seperti "Dr." untuk "dokter," beberapa pembaca layar membaca huruf satu per satu alih-alih sebagai kesatuan kata. Jadi "Dr. Calvin" dibaca sebagai "d r Calvin." Beberapa orang akan paham, atau dapat memproses makna sebenarnya, tetapi yang lain mungkin tidak. Pengecualian jika Anda menuliskan teks yang disingkat yang muncul dalam gambar.

Orang yang membaca deskripsi Anda mungkin tidak tahu makna dari singkatan tertentu. Pembaca yang tidak berbicara atau membaca dalam bahasa yang sama dapat kesulitan memahami maknanya. 

Foto hitam putih dua wanita muda sedang berjalan melewati kantor Dokter Calvin, di atas trotoar batu sepanjang Lexington Avenue di awal bulan Desember. Mereka mengenakan mantel musim dingin.

Deskripsi untuk gambar ini misalnya:

Foto hitam putih dua wanita muda sedang berjalan melewati kantor Dokter Calvin, di atas trotoar batu sepanjang Lexington Avenue di awal bulan Desember. Mereka mengenakan mantel musim dingin. 

Deskripsi ini panjangnya 190 karakter. Kata-kata yang dapat disingkat adalah "hitam putih" "Dokter," "Avenue," dan "Desember." Kata-kata yang tidak disingkat tidak mengurangi deskripsi, juga tidak memengaruhi jumlah karakter secara signifikan. 

 

6. Sertakan rincian tipe gambar

Sebutkan jika foto ini diambil dari jarak dekat, foto udara, atau foto hitam putih. 

Jika merupakan karya seni, jelaskan tipe seninya: lukisan, potret, patung, ilustrasi, dsb. Jika ada genre khusus yang terkait, tambahkan hal itu juga. Misalnya, "ilustrasi anime" alih-alih hanya "ilustrasi."

Pemandangan dari puncak bukit menghadap ke arah lembah. Barisan tanaman jagung membentang sepanjang foto. Sinar matahari terbenam membuat ladang itu tampak berwarna cokelat kemerahan, bukan kuning. Jauh di belakang barisan tanaman jagung tampak bukit menjulang, dengan beberapa bangunan dan pepohonan di atasnya. Jauh di belakangnya tampak bukit-bukit yang lebih tinggi, beberapa tertutup awan stratus yang pipih memanjang.

Deskripsi untuk gambar ini misalnya:

Pemandangan dari puncak bukit menghadap ke arah lembah. Barisan tanaman jagung membentang sepanjang foto. Sinar matahari terbenam membuat ladang itu tampak berwarna cokelat kemerahan, bukan kuning. Jauh di belakang barisan tanaman jagung tampak bukit menjulang, dengan beberapa bangunan dan pepohonan di atasnya. Jauh di belakangnya tampak bukit-bukit yang lebih tinggi, beberapa tertutup awan stratus yang pipih memanjang.

Deskripsi ini panjangnya 423 karakter. Sedikit panjang, tetapi semoga dapat menangkap isi gambar secara menggugah. 

 

7. Gunakan struktur kalimat biasa dan pengaturan huruf besar-kecil

Jelaskan gambar dalam kalimat lengkap bukannya menyebutkan karakteristiknya. Tuliskan dalam kalimat yang terdengar alami atau seperti dalam percakapan.

Tuliskan dengan pengaturan huruf besar-kecil biasa, bukan huruf kecil semua atau HURUF BESAR SEMUA (kecuali untuk akronim atau singkatan). 

Pemandangan di satu bagian kota Sintra, Portugal, di hari yang mendung dan dingin. Sebuah bus tur melintasi jalan, sepasang kekasih turun dari skuter mereka, dan sekelompok orang berjalan menghampiri kami. Di atas bukit di kejauhan tampak Castelo dos Mouros (Kastel Moor).

Untuk gambar ini, deskripsinya misalnya:

Pemandangan di satu bagian kota Sintra, Portugal, di hari yang mendung dan dingin. Sebuah bus tur melintasi jalan, sepasang kekasih turun dari skuter mereka, dan sekelompok orang berjalan menghampiri kami. Di atas bukit di kejauhan tampak Castelo dos Mouros (Kastel Moor).

Deskripsi ini panjangnya 272 karakter. 

 

8. Hindari informasi berulang

Jangan tulis "Foto dari" atau "Gambar dari." Teknologi pembantu akan tahu bahwa ini adalah gambar dan menyebutkannya kepada pengguna. Namun sebutkan jika gambar tersebut merupakan tangkapan layar. Hal ini dapat bermanfaat bagi pembaca untuk mendapatkan konteks tambahan.

Jangan mengulangi informasi yang Anda tuliskan dalam Tweet Anda dalam deskripsi gambar. Misalnya, jika Anda membagikan foto sampul buku, dan menyebutkan nama penulis serta judul bukunya dalam Tweet Anda, jangan ulangi informasi tersebut dalam deskripsi; Anda dapat menjelaskan sampul bukunya, misalnya. Jika Anda tidak menyebutkan informasi tersebut dalam Tweet Anda, silakan masukkan dalam deskripsi gambar.

Tangkapan layar sebuah Tweet dari @Twitter pada 4 Oktober yang bertuliskan, "hello literally everyone." Terdapat 118.400 komentar, 784.200 Retweets, dan 3,3 juta suka.

Deskripsi untuk gambar ini misalnya:

Tangkapan layar sebuah Tweet dari @Twitter pada 4 Oktober yang bertuliskan, "hello literally everyone." Terdapat 118.400 komentar, 784.200 Retweets, dan 3,3 juta suka. 

Deskripsi ini panjangnya 166 karakter. Pendek dan manis. 

 

9. Perhatikan visual kompleks

Diagram, bagan, tabel, peta, dan infografis berisi informasi rinci. Visual-visual ini sering kali membutuhkan deskripsi gambar yang panjang. Tujuan deskripsi ini adalah untuk menjelaskan tren dan temuan, bukan menjelaskan penelitian di belakangnya. Tambahkan tautan pada sumber dalam Tweet Anda agar pembaca bisa mendapatkan lebih banyak informasi apabila mereka menginginkannya.

Untuk peta, jelaskan seluruh informasi yang ditunjukkan. Tidak perlu menjelaskan kendali antarmuka atau tempat-tempat yang disematkan.

Tangkapan layar dari peta data tahun 2019 dari CDC Disability & Health Data System yang menunjukkan hubungan antara disabilitas dengan pendapatan tahunan di bawah 15.000 USD untuk orang dewasa berusia 18 tahun ke atas. Negara bagian dengan prevalensi tertinggi sejumlah 22,2-50,3% adalah CA, NM, AR, LA, AL, SC, DC, Guam, dan Puerto Rico. Negara bagian di posisi kedua tertinggi dengan prevalensi 18,7-22,1% adalah NE, OK, TX, MO, WI, IN, KY, TN, MA, WV, GA. Negara bagian di tingkat pertengahan dengan prevalensi 17-18,6% adalah AZ, MT, KS, IL, MI, OH, FL, VA, NY, RI. Negara bagian di posisi kedua terendah dengan prevalensi 15,6-16,9% adalah WA, NV, ID, HI, IA, VT, NH, MA, ME, DE. Negara bagian dengan prevalensi terendah sejumlah 10,2-15,5% adalah AK, OR, UT, WY, CO, ND, SD, MN, PA, MD, NC. Tidak ada data yang tersedia untuk NJ atau Virgin Islands. Prevalensi median A.S. adalah 19,7%. Peta menggunakan warna biru dan hijau untuk menunjukkan hubungan persentase di masing-masing negara bagian.

Deskripsi untuk gambar ini misalnya:

Tangkapan layar dari peta data tahun 2019 dari CDC Disability & Health Data System yang menunjukkan hubungan antara disabilitas dengan pendapatan tahunan di bawah 15.000 USD untuk orang dewasa berusia 18 tahun ke atas. Negara bagian dengan prevalensi tertinggi sejumlah 22,2-50,3% adalah CA, NM, AR, LA, AL, SC, DC, Guam, dan Puerto Rico. Negara bagian di posisi kedua tertinggi dengan prevalensi 18,7-22,1% adalah NE, OK, TX, MO, WI, IN, KY, TN, MA, WV, GA. Negara bagian di tingkat pertengahan dengan prevalensi 17-18,6% adalah AZ, MT, KS, IL, MI, OH, FL, VA, NY, RI. Negara bagian di posisi kedua terendah dengan prevalensi 15,6-16,9% adalah WA, NV, ID, HI, IA, VT, NH, MA, ME, DE. Negara bagian dengan prevalensi terendah sejumlah 10,2-15,5% adalah AK, OR, UT, WY, CO, ND, SD, MN, PA, MD, NC. Tidak ada data yang tersedia untuk NJ atau Virgin Islands. Prevalensi median A.S. adalah 19,7%. Peta menggunakan warna biru dan hijau untuk menunjukkan hubungan persentase di masing-masing negara bagian.

Deskripsi ini panjangnya 998 karakter, dan cukup menyeluruh untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai peta data kepada pembaca. 

Bagikan artikel ini