Kebijakan eksploitasi seks anak di bawah umur

Peraturan Twitter

Twitter tidak menoleransi materi apa pun yang mengedepankan atau mempromosikan eksploitasi seks anak di bawah umur. Ini mungkin termasuk media, teks, gambar ilustrasi atau yang dihasilkan komputer. 

Alasan 

Tanpa memandang niatnya, melihat, membagikan, atau menautkan ke media eksploitasi seks anak di bawah umur berkontribusi pada viktimisasi ulang anak di bawah umur yang ditampilkan tersebut dan, oleh karenanya, dilarang di Twitter. Ini juga berlaku untuk konten yang mungkin berkontribusi pada viktimisasi lebih jauh terhadap anak-anak melalui promosi atau pengagungan eksploitasi seks anak di bawah umur.

Kapan hal ini berlaku 

Untuk tujuan kebijakan ini, anak di bawah umur berarti anak berusia di bawah 18 tahun. Beberapa contoh konten yang menampilkan atau mempromosikan eksploitasi seks anak di bawah umur termasuk, namun tidak terbatas pada: 

  • Penampakan visual anak di bawah umur terlibat dalam tindakan seksual yang eksplisit atau menyiratkan tindakan seksual. 
  • Penampakan ilustrasi, yang dihasilkan komputer, atau bentuk lainnya dari anak di bawah umur dalam konteks seksual yang eksplisit, atau terlibat dalam tindakan seksual yang eksplisit. 
  • Tautan ke situs pihak ketiga yang menyediakan materi eksploitasi seks anak di bawah umur.

Berikut adalah perilaku yang juga dilarang di Twitter: 

  • Berfantasi tentang atau mempromosikan keterlibatan dalam eksploitasi seks anak di bawah umur.
  • Menyatakan keinginan untuk memperoleh materi yang berfokus pada eksploitasi seks anak di bawah umur.
  • Merekrut, mengiklankan, atau menyatakan ketertarikan dalam: (1) tindakan seksual komersial yang melibatkan anak, atau (2) menampung dan/atau mengangkut anak untuk tujuan seksual.
  • Mengirim gambar seksual eksplisit ke anak.
  • Melibatkan anak di bawah umur dalam percakapan seksual eksplisit.
  • Berusaha memperoleh gambar seksual eksplisit dari anak di bawah umur atau berusaha merekrut anak di bawah umur untuk layanan seksual melalui insentif atau pemerasan.
  • Mengidentifikasi tersangka korban eksploitasi seks anak di bawah umur berdasarkan nama atau foto. 

Konsekuensi

Dalam kebanyakan kasus, konsekuensi dari melanggar kebijakan eksploitasi seks anak di bawah umur kami adalah penangguhan langsung dan permanen. Selain itu, pelanggar tidak diizinkan membuat akun baru di masa mendatang. 

Dalam sejumlah kecil kasus, jika tidak teridentifikasi maksud jahat, pengguna mungkin akan diminta untuk menghapus Tweet yang melanggar dan akan dikunci sementara dari akun sebelum mereka dapat menge-Tweet lagi.

Bila kami mengetahui adanya tautan yang menampakkan atau mendorong eksploitasi seks anak di bawah umur, tautan tersebut akan dihapus dari situs tanpa pemberitahuan lebih lanjut dan melaporkannya ke National Center for Missing& & Exploited Children (NCMEC).

Apa yang dapat Anda lakukan

Jika Anda merasa menemukan akun Twitter yang menyebarkan atau mempromosikan eksploitasi seks anak di bawah umur, mohon laporkan di sini. Berikan nama pengguna dan tautan ke Tweet terkait yang membuat Anda yakin bahwa akun tersebut harus diselidiki. Untuk bantuan tentang cara menemukan tautan status langsung ke Tweet individual, baca halaman bantuan kami. 

Jika Anda menemukan konten di mana pun di internet yang menyebarkan atau mempromosikan eksploitasi seks anak di bawah umur, Anda harus melaporkannya ke NCMEC (Komisi Nasional untuk Anak Hilang dan Eksploitasi Anak) di sini, atau kepada penegak hukum setempat. Jika Anda yakin bahwa konten tersebut berasal dari situs web di luar Amerika Serikat, Anda dapat melaporkannya di situs web International Association of Internet Hotlines (Asosiasi Internasional Hotline Internet).

Mitra kami 

Kami bermitra dengan beberapa organisasi di seluruh dunia yang pekerjaannya difokuskan pada upaya melawan eksploitasi seks anak di bawah umur. Anda dapat melihat daftar lengkap mitra keamanan kami di sini.

Memarkahi atau menyebarkan artikel ini

Apakah artikel ini bermanfaat?

Terima kasih atas umpan balik Anda. Kami senang dapat membantu!

Terima kasih atas umpan balik Anda. Bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Terima kasih atas umpan balik Anda. Komentar Anda akan membantu kami meningkatkan artikel di masa mendatang.