Pengaturan media Anda

Semua akun Twitter memiliki pengaturan media untuk membantu Twitter memahami jenis media yang Anda kirim dan dapat membantu orang lain menemukan jenis konten yang mereka minati.

Dengan menandai pengaturan media secara sesuai, Twitter dapat mengidentifikasi konten yang mungkin sensitif, yang mungkin tidak ingin dilihat oleh pengguna lain, misalnya, konten kekerasan atau ketelanjangan. Jika Anda bermaksud memposting konten sensitif secara teratur, kami minta Anda untuk menyesuaikan pengaturan media Anda:

  1. Masuk ke akun Anda di web twitter.com.
  2. Klik ikon profil Anda di bilah navigasi kanan atas.
  3. Pilih Pengaturan dan privasi dari menu menurun.
  4. Buka pengaturan Privasi dan keamanan Anda.
  5. Cari bagian media Tweet dan centang kotak di samping Tandai media yang Anda Tweet mengandung materi yang mungkin sensitifCatatan: Setelah Anda selesai mengaktifkan pengaturan ini, orang yang mengunjungi profil Anda dapat melihat pesan yang memberitahukan bahwa akun Anda berisi konten yang mungkin sensitif dan meminta mereka untuk mengonfirmasi bahwa mereka tetap ingin melihatnya. Orang yang telah memilih untuk melihat konten yang mungkin sensitif akan tetap melihat akun Anda tanpa pesan.

Anda dapat mengatur preferensi bagaimana dan kapan Anda dapat melihat konten sensitif di pengaturan media.

Bagaimana jika saya tidak mengubah pengaturan media saya dan mengirim media sensitif?

Jika salah satu Tweet Anda yang berisi media dilaporkan sebagai sensitif, maka Tweet tersebut akan dikirim ke Twitter untuk ditinjau. Jika kami menemukan bahwa media tersebut tidak ditandai mengandung konten yang mungkin sensitif pada saat diunggah:

  • Kami dapat melabeli media yang mengandung konten yang mungkin sensitif, atau jika hal ini terjadi pada video langsung, kami akan menghapus konten seluruhnya.
  • Kami juga dapat mengubah pengaturan akun Anda menjadi Tandai media yang Anda Tweet mengandung materi yang mungkin sensitif sehingga postingan berikutnya akan ditandai dengan sesuai.

Anda dapat mengubah pengaturan media di halaman pengaturan akun, namun gambar ini dan lainnya yang telah dilabeli akan tetap ditandai mengandung materi yang mungkin sensitif.   

Jika Anda berulang kali mengunggah media yang tidak dilabeli, kami dapat:

  • Melabeli media Anda sebagai mengandung konten yang mungkin sensitif.
  • Menyesuaikan pengaturan akun Anda secara permanen menjadi Tandai media yang Anda Tweet mengandung materi yang mungkin sensitif sehingga postingan berikutnya memiliki pesan peringatan yang harus diklik pengguna sebelum melihat media Anda.

Twitter juga dapat menggunakan teknik otomatis untuk mendeteksi dan melabeli media yang mungkin sensitif, serta untuk mendeteksi dan melabeli akun yang kerap menge-Tweet media yang mungkin sensitif.

Apa yang terjadi jika gambar profil saya melanggar Peraturan Twitter?

Jika gambar profil atau header mengandung konten yang melanggar Peraturan Twitter, kami mungkin akan menangguhkan akun Anda sementara dan menghapus konten yang menyinggung tersebut. Pelanggaran yang berulang akan mengakibatkan penangguhan permanen.

Selain itu, akun Anda akan dikunci jika media di profil Anda melanggar kebijakan media Twitter. Untuk membuka kunci akun, Anda harus mengikuti petunjuk kami dan menghapus media yang melanggar. Jika akun Anda telah dikunci, lihat artikel ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Bisakah saya mengajukan keberatan terhadap keputusan yang dibuat oleh Twitter?

Jika Anda ditangguhkan karena menampilkan gambar kekerasan atau konten dewasa di gambar profil atau gambar header, Anda dapat mengajukan keberatan dengan masuk ke akun dan mengajukan keberatan di sini.

Saat ini tidak ada cara untuk menarik keputusan oleh Twitter yang mengubah pengaturan akun Anda secara permanen menjadi Tandai media yang Anda Tweet mengandung materi yang mungkin sensitif atas tanggapan kekeliruan pelabelan konten sensitif yang berulang.

 

Bookmark or share this article

Was this article helpful?

Thank you for the feedback. We’re really glad we could help!

Thank you for the feedback. How could we improve this article?

Thank you for the feedback. Your comments will help us improve our articles in the future.